Kawung
Empat buah aren mengelilingi satu titik. Hati yang bersih, hidup yang berguna.
Demo konsep oleh Nephis Studio. Brand ini fiktif.Ini demo. Brand ini fiktif.Mau website seperti ini?
Rumah batik tulis · Lasem
Gambar dengan jari, atau cap motifnya. Lepaskan, dan kain dicelup.
Gambar dengan mouse, atau cap motifnya. Lepaskan, dan kain dicelup.
Empat langkah yang sama sejak dulu. Di halaman ini Anda melakukan tiga yang pertama sendiri.

01
Lilin panas digariskan di atas kain putih. Titik demi titik, garis demi garis.

02
Kain dicelup ke bak pewarna. Yang tertutup lilin tetap putih.

03
Lilin diluruhkan dengan air panas. Retakannya tinggal sebagai garis halus.

04
Kain dijemur di angin pagi. Warnanya menetap.
Ketuk satu, lalu cap di kain. Makna di bawah ini yang biasa disebut orang; tiap daerah punya ceritanya sendiri.
Empat buah aren mengelilingi satu titik. Hati yang bersih, hidup yang berguna.
Deretan ombak miring yang tak putus. Semangat yang tidak padam.
Bunga kecil bertabur seperti bintang. Cinta yang tumbuh kembali.
Awan berlapis dari Cirebon. Sabar dan teduh.
Sisik yang saling menutup. Perlindungan bagi yang memakainya.
Tiga celupan, semuanya dari tumbuhan. Ketuk satu untuk mencelup dengan warna itu.

Daun tarum
Difermentasi berhari-hari. Biru yang makin dalam setiap kali kain dicelup ulang.

Kulit kayu soga
Direbus lama sampai cokelat keemasan. Warna khas batik pedalaman.

Akar mengkudu
Merah darah ayam, kebanggaan Lasem. Paling sulit dan paling lama.
Gambar dulu di kain atas dan tekan Simpan kain: pola Anda muncul di sini.

Rumah batik ini berdiri di antara rumah-rumah tua pecinan Lasem. Pagi hari lilinnya dipanaskan, siang hari kainnya dijemur di halaman belakang.
Tiga belas pembatik, satu tukang celup, dan satu nenek yang masih memeriksa tiap kain sebelum dilipat.
Kain panjang · pewarna alam
Rp 1.250.000 Harga contoh untuk demo.
Ini demo: tombol ini membuka WhatsApp Nephis Studio, bukan rumah batik.