Demo konsep oleh Nephis Studio. Brand ini fiktif.Ini demo. Brand ini fiktif.Mau website seperti ini?

Batik 9 NagaPesan

Rumah batik tulis · Lasem

Batik 9 Naga

Gambar dengan jari, atau cap motifnya. Lepaskan, dan kain dicelup.

Gambar dengan mouse, atau cap motifnya. Lepaskan, dan kain dicelup.

Dari lilin ke warna

Empat langkah yang sama sejak dulu. Di halaman ini Anda melakukan tiga yang pertama sendiri.

  1. Tangan perempuan memegang canting tembaga, menggariskan lilin panas di atas kain putih yang dibentang di gawangan kayu

    01

    Canting

    Lilin panas digariskan di atas kain putih. Titik demi titik, garis demi garis.

  2. Kain dicelupkan ke dalam bak pewarna nila yang pekat, tangan memegang ujung kain yang basah

    02

    Celup

    Kain dicelup ke bak pewarna. Yang tertutup lilin tetap putih.

  3. Kain batik direbus di panci besar, lilin mengapung di permukaan air panas

    03

    Lorod

    Lilin diluruhkan dengan air panas. Retakannya tinggal sebagai garis halus.

  4. Deretan kain batik nila dan soga dijemur pada tali di halaman, cahaya pagi

    04

    Jemur

    Kain dijemur di angin pagi. Warnanya menetap.

Lima motif rumah ini

Ketuk satu, lalu cap di kain. Makna di bawah ini yang biasa disebut orang; tiap daerah punya ceritanya sendiri.

Kawung

Empat buah aren mengelilingi satu titik. Hati yang bersih, hidup yang berguna.

Parang

Deretan ombak miring yang tak putus. Semangat yang tidak padam.

Truntum

Bunga kecil bertabur seperti bintang. Cinta yang tumbuh kembali.

Mega Mendung

Awan berlapis dari Cirebon. Sabar dan teduh.

Sisik Naga

Sisik yang saling menutup. Perlindungan bagi yang memakainya.

Warna dari tanah

Tiga celupan, semuanya dari tumbuhan. Ketuk satu untuk mencelup dengan warna itu.

Tumpukan daun tarum segar di atas meja kayu, di sampingnya mangkuk berisi pasta nila biru gelap

Daun tarum

Nila

Difermentasi berhari-hari. Biru yang makin dalam setiap kali kain dicelup ulang.

Potongan kulit kayu soga cokelat kemerahan di atas kain goni, dengan panci rebusan di belakang

Kulit kayu soga

Soga

Direbus lama sampai cokelat keemasan. Warna khas batik pedalaman.

Akar mengkudu yang dipotong, merah di dalamnya, di atas tampah bambu

Akar mengkudu

Merah Lasem

Merah darah ayam, kebanggaan Lasem. Paling sulit dan paling lama.

Kain Anda, dipakai

Gambar dulu di kain atas dan tekan Simpan kain: pola Anda muncul di sini.

  • Kain panjang250 × 105 cm
  • Selendang200 × 50 cm
  • Sarung bantal45 × 45 cm

Ke kain

Halaman dalam rumah tua pecinan Lasem dengan dinding krem, atap genteng, dan kain-kain batik yang dijemur pada tali

Rumah di gang kecil Lasem

Rumah batik ini berdiri di antara rumah-rumah tua pecinan Lasem. Pagi hari lilinnya dipanaskan, siang hari kainnya dijemur di halaman belakang.

Tiga belas pembatik, satu tukang celup, dan satu nenek yang masih memeriksa tiap kain sebelum dilipat.

  • Batik tulis, bukan cap
  • Nila, soga, dan merah Lasem
  • Kain panjang 250 × 105 cm

Pesan kain Anda

Kain panjang · pewarna alam

Rp 1.250.000 Harga contoh untuk demo.

Ini demo: tombol ini membuka WhatsApp Nephis Studio, bukan rumah batik.

Pesan lewat WhatsApp